PASTOR PAROKI

Pastor paroki saat ini dipimpin oleh RD Rony Alfridus Bere Lelo, kelahiran kampung Wanibesak, desa Lorotolus, kabupaten Malaka, tanggal 24 November 1983, lulusan Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret, Nita, Maumere, Flores-NTT dan sekolah Filsafat TFK Ledalero setelah menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Seminari Menengah Roh Kudus Tuka, Dalung, Badung-Bali tahun 2012-2014.

2016 menjalani Pratek Diakonat di Paroki St. Paulus Kulibul, ditahbiskan menjadi imam tanggal 20 November 2016 di Gereja Roh Kudus Katedral Denpasar.

2016-2018 Bertugas sebagai imam muda di Paroki St. Paulus Kulibul. Kemudian menjadi Pastor rekan Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar sampai Juli 2021.

Tanggal 17 Juli 2021 sampai dengan sekarang, beliau bertugas sebagai pastor Paroki Roh Kudus Babakan.

Selain itu, beliau adalah Kertua Komisi Kepemudaan Keuskupan Denpasar hingga periode akhir 2022.

Kita doakan semoga Roh Kudus senantiasa melingkupi hamba-Nya ini di dalam menjalankan tugas dan karya pelayanan ini.


RENUNGAN HARIAN Romo Rony, bisa disimak di playlist ini https://www.youtube.com/playlist?list=PLbCudKdZEDSxqQWxLgbLYvlrJbuqE-4tn yang update setiap hari, setelah misa selesai.


Sejak diresmikan menjadi paroki oleh Mgr. Paulus Sani, SVD pada tanggal 1 Januari 1968, para pastor yang berkarya di Paroki Roh Kudus Babakan adalah sebagai berikut:

P. Norbertus Shadeg, SVD

1968-1972

Pastor Norbertus Shadeg, SVD sangat mencintai budaya Bali dan karya pastoralnya pun berusaha mendekatkan umat Katolik dengan budaya Balinya. Bukan hanya dalam bidang arsitektur, tetapi dalam kehidupan bermasyarakat beliau mendekatkan umat Katolik dengan saudaranya yang beragama Hindu. Maka umat Katolik dengan umat Hindu mampu hidup berdampingan, saling menghormati (toleransi), dan merasa sebagai satu keluarga (menyama braya).


P. Patrice Patriwirawan, SVD

1972 – 1976

Selain sebagai Pastor Paroki Roh Kudus Babakan beliau juga sekaligus menjabat sebagai Rektor Seminari Menengah Pertama Roh Kudus, Tuka (menetap di Seminari Tuka). Beliau putra paroki Palasari. Dalam bidang pembinaan iman umat, beliau memfokuskan karya pastoralnya pada pendidikan iman untuk anak-anak dan remaja. Pada awal tahun 1976, dibentuklah kelompok anak-anak yang dinamakan “Peraba” yaitu Persatuan Anak-anak Paroki Babakan, sekarang dikenal dengan SEKAMI.


Pastor Norbertus Shadeg, SVD

1976 – 1986

Peristiwa penting pada masa pengabdian beliau yang kedua ini adalah ditahbiskannya Diakon Philipus Wayan Jaya, Pr., putra pertama dari Paroki Babakan, menjadi seorang imam pada tanggal 30 Desember 1980 oleh Mgr. Antonius Thyssens, SVD dan Diakon Ignasius I Made Sukartia, Pr ditahbiskan menjadi imam di Denpasar pada tanggal 11 Juni 1985.


Pastor Robertus Rewu, SVD & P Hubertus Hadi Setiawan, Pr

1986 – 1988

Pelayan umat disebut “Team Pastoral”, yang saat itu terdiri dari: Pastor Robertus Rewu, SVD (merangkap menjadi Pastor Paroki Tuka dan tinggal di Pastoran Tuka) dan Pastor Hubertus Hadi Setiawan, Pr (merangkap menjadi Rektor Seminari Tuka dan tinggal di Seminari Tuka).

Dalam usaha melayani kebutuhan hidup rohani umat di Babakan, beliau melayani secara bergantian. Jabatan beliau sebagai team Pastoral Paroki berjalan 2 tahun, namun dukungan dan semangat hidup menggereja bagi umat dirasa cukup tinggi.


Pastor Yoseph Seeberger, SVD

1989

Pastor Yoseph Seeberger, SVD. Sebelum bertugas di Babakan, beliau bertugas sebagai pastor paroki di daerah transmigrasi di Sulawesi Tengah dan Tabanan – Bali.


Pastor Y. Kor. Smith, SVD

1990-1991

Pastor Y. Kor. Smith, SVD datang ke Paroki Roh Kudus Babakan pada tahun 1990 usia 76 tahun. dana tahun 1991 beliau dibebastugaskan dari jabatan sebagai Pastor Paroki Babakan karena memasuki sudah masa pensiun.


Pastor Tarsisius Natawijaya, Pr

1991-2000

Pada periode ini, beberapa imam silih berganti melayani kepentingan umat di Paroki Babakan, yakni Rm Tarsisius Natawijaya, Pr., Rm Tarsisius Nahak, Pr., Rm. Paulus Seran, Pr., Rm. Benediktus Deni Mary, Pr. Di antara imam-imam tersebut, Rm Tarsisius Natawijaya, Pr yang paling lama melayani di Paroki Babakan.


Pastor Clemens Bere, Pr

2000 – 2002

Momentum penting dalam periode ini adalah ditahbiskannya seorang putra Paroki Babakan menjadi imam, yakni Diakon Stephanus Kadek Adi Subrata, SVD tanggal 4 September 2002 di Malang, Jawa Timur.


P. Pancrasius Mariatma, SVD

2002-2003

Beliau hanya satu tahun menjabat sebagai Pastor Paroki Babakan, kemudian ditugaskan di Paroki St. Paulus Kulibul. Ditengah masa pelayanannya di Paroki Kulibul, beliau meninggal dunia dan disemayamkan di Kuburan Rohaniwan di Palasari.


Pastor Yasintus Nahak, Pr

2003-2004

Selain menjabat sebagai Pastor Paroki Roh Kudus Babakan, Rm. Yasintus Nahak, Pr juga bertugas sebagai pamong Seminari Roh Kudus Tuka dan tinggal di sana. Walaupun tidak tinggal di pastoran paroki, kegiatan-kegiatan paroki secara keseluruhan dapat berjalan lancar karena kerjasama yang baik antara Pastor Paroki, DPP dan Katekis Paroki, serta partisipasi umat.


Pastor Frederikus Dhay, SVD

2004 – 2007

Sebelum menjabat sebagai Pastor Paroki Roh Kudus Babakan, Rm. Frederikus Dhay, SVD bertugas di Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka yang juga kental dengan nuansa budaya Bali-nya. ini membuat beliau sangat mudah beradaptasi dengan umat di Babakan


Pastor Yohanes Martanta, Pr

2008 – 2011

Pada periode ini gedung sekami sekaligus Biara Susteran Abdi Kristus dibangun. Di depan gedung ini dibangun juga Gua Maria dan sekaligus dipasang 14 gambar peristiwa jalan salib di sepanjang tembok penyengker.


P. Lucius Nyoman Purnawan, Pr

2011 – 2019

Pastor Lucius Nyoman Purnawan, Pr, ditahbiskan menjadi imam tanggal 5 Februari 1985, di Gereja Katolik Roh Kudus, Babakan.

Setelah melaksanakan tugas pelayanannya sebagai gembala umat di beberapa paroki (termasuk di Jawa, Lombok, dan Bali) mulai tahun 2011 beliau ditugaskan sebagai Pastor Paroki Roh Kudus Babakan. Pada waktu menjadi frater, beliau sudah pernah melaksanakan Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki Roh Kudus, Babakan. Maka kehadirannya sebagai pastor paroki tidak asing lagi bagi umat. Beliau langsung akrab sebagai saudara seiman dengan umat.


RD Agustinus Bere Lau

2019-2021

Saat Romo Agustinus Bere Lau, Pr. menjabat sebagai pastor paroki Babakan, dunia dilanda pandemi covid-19. Banyak pembatasan kegiatan umum yang diberlakukan pemerintah demi meredam penyebaran virus covid-19. Kondisi paling sulit dihadapi oleh paroki karena pendapatan umat menjadi minim, imbasnya dukukungan pendanaan operasional paroki juga sangat terpengaruh. Romo Agus memotori pelaksanaan live streaming misa hari raya, misa minggu, dan misa harian di paroki. Sehingga atas dukungan umat yang setia mengikuti misa live streaming di channel Youtube Paroki Babakan, posisi kas paroki sangat terbantu oleh kolekta dan donasi online umat dalam dan luar paroki.